Kamis, 02 Mei 2013

Water Injektion Mesin Diesel



Water Injektion Mesin Diesel
Water Injection atau sering disingkat dengan Wa-I bukan hal yang baru, bahkan metode ini sudah digunakan waktu perang dunia ke-2 pada pesawat tempur untuk meningkatkan tenaga mesin pada saat penyerangan. Panas adalah masalah utama pada mesin, dan dapat menyebabkan cepatnya kerusakan komponen mesin sehingga menurunkan performance mesin itu sendiri. Panas pada ruang bakar mesin bisa mencapai 1100 derajat Celcius. apalagi mesin tersebut menggunakan Turbo atau SuperCharger. 

Gambar water injektion
Sebenarnya air tidak secara langsung menambah Horse Power mesin, Air memiliki tingkat ketahanan terhadap panas dibanding dengan bahan bakar premium atau pertamax sekalipun, dimana air memiliki Latent High Of Vaporization yang sangat tinggi yaitu dibutuhkan sekitar 540 kalori per gram untuk dapat merubah air menjadi uap dibandingkan dengan bahan bakar biasa yang hanya cukup dengan 135 kalori untuk menguapkan BBM, ini menjelaskan kenapa air adalah yang terbaik untuk menurunkan temperature pada intake dibanding dengan memberikan lebih banyak BBM, dengan ini kita dapat mensetting timing pengapian mesin menjadi lebih maju ( Advance) untuk mendapat HP yang lebih besar dan membuat lebih LEAN rasio perbandingan antara udara dengan BBM dimana hal ini dapat lebih mengirit bahan bakar dan meningkatkan power tanpa resiko mesin menjadi terlalu panas(Over Heat). Water Injection (Wa-i) bekerja dengan cara menurunkan suhu ruang bakar yang tinggi, yaitu akibat udara yang dihisap mesin menjadi dingin karena bercampur dengan kabut air, hal ini bisa sepadan dengan menggunakan bensin beroktan tinggi sekitar angka oktan 113.
         Gambar pemasangan water injektion pada mesin diesel
Temperatur udara di dalam intake dan ruang bakar ( Commbustion Chamber) yang tinggi dapat menyebabkan miskinnya kandungan udara(Oksigen) yang terdapat didalamnya sehingga dapat menyebabkan campuran yang miskin, detonasi/Engine Knock atau pinging akan terjadi karena campuran udara dan BBM terbakar secara premature atau terbakar tidak tepat dan sempurna.
Wa-i bekerja dengan cara menurunkan suhu ruang bakar yang tinggi tersebut, yaitu akibat udara yang dihisap mesin menjadi dingin karena bercampur dengan kabut air, dengan demikian dapat memperlambat terbakarnya bahan bakar. Ini menguntungkan karena timing pengapian bisa dibuat lebih maju (advance) tanpa gejala knocking (ngelitik), dan power yang dihasilkan mesin menjadi lebih besar. Secara teori, butir halus air akan terpecah menjadi uap pada suhu panas ruang bakar, ini menghasilkan tenaga tambahan ekstra bagi mesin. Air yang digunakan untuk Wa-i ini adalah air murni, bisa pakai Air Aquadest atau Air Accu botol warna biru. Jangan menggunakan air yang mengandung mineral seperti : Air Sumur, Air Ledeng, Air Aqua, dsb. Karena akan membuat korosi/ karat. Untuk hasil lebih bertenaga lagi, air murni dapat ditambahkan pula Alkohol / Methanol dengan campuran 1:5 sampai 1:3
Keuntungan Wa-i:
1) Memungkinkan untuk menyetel campuran bahan bakar seirit mungkin (LEAN)
2) Menjaga ruang bakar tetap bersih, karena selalu terbilas oleh uap air.
3) Mencegah penumpukan Carbon di ruang bakar
4) Menjaga stabilitas suhu mesin
5) Mencegah terjadinya Knocking/Pinging.
6) Menurunkan kadar polusi
7) Dapat dicampur dengan alkohol/methanol untuk mendapatkan nilai oktan yang lebih tinggi.
Kerugian  Water injection yaitu:
a) Karena tidak terjadi Knocking/Pinging, menjadi susah bagi kita untuk mendeteksi kualitas bahan bakar.
b) Knalpot relatif perlu perhatian dari kemungkinan berkarat.
c) Bisa membatalkan kontrak service bagi mobil baru yang masih dalam garansi service.
d) Ada kerja ekstra untuk selalu memantau kondisi tangki air.

3 komentar:

  1. artikel nya bagus tapi sangat susah dibaca kerena tampilan grafis layar nya terlalu gelap

    BalasHapus
  2. bisakah diberitahu secara detail,tentang alat alatnya dan.cara pasangnya??thanks

    BalasHapus
  3. Cara menguapkan air masuk je ruang intake setelah filter udara bagaimana

    BalasHapus