Kamis, 02 Mei 2013

Siklus Ideal Tekanan Konstan



   Siklus Ideal Tekanan Konstan
keterangan       
1)    Fluida kerja dianggap sebagai gas ideal dengan kalor spesifik yang konstan;
2)    Langkah isap (0-1) merupakan tekanan-konstan, torak bergerak dari TMA ke TMB;
3)    Langkah kompresi (1-2) ialah proses isentropik torak bergerak dari TMB ke TMA;
4)    Proses pembakaran tekanan konstan (2-3) dianggap sebagai proses pemasukan kalor pada tekanan-konstan, torak mulai bergerak dari TMA ke TMB;
5)    Langkah kerja (3-4) ialah proses isentropik, torak bergerak dari TMA ke TMB;
6)    Proses pembuangan (4-1) dianggap proses pengeluaran kalor pada volume konstan;
7)    Langkah buang (1-0) ialah proses tekanan konstan, torak bergerak dari TMB ke TMA;
8)    Siklus dianggap tertutup, artinya siklus ini berlangsung dengan fluida kerja yang sama atau, gas yang berada didalam selinder pada waktu langkah buang, tetapi pada waktu langkah isap berikutnya akan masuk sejumlah fluida kerja yang sama.
Proses pemasukan kalor pada tekanan konstan sangat sukar dilaksanakan oleh karena itu dalam perhitungan perancangan siklus motor Diesel yang modern biasanya digunakan siklus udara tekanan terbatas sebagai pendekatan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar